Pinisia, Risna (2025) Membangun Protokol Structure-Based Virtual Screening (SBVS) untuk Identifikasi Kandidat Ligan Anti-Asma. Diploma thesis, Universitas Aisyiyah Palembang.
Abstrak_RisnaPinisia.pdf
Download (365kB)
BAB I_RisnaPinisia.pdf
Restricted to Registered users only
Download (295kB) | Request a copy
BAB II_RisnaPinisia.pdf
Restricted to Registered users only
Download (398kB) | Request a copy
BAB III_RisnaPinisia.pdf
Restricted to Registered users only
Download (467kB) | Request a copy
BAB IV_RisnaPinisia.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB V_RisnaPinisia.pdf
Restricted to Registered users only
Download (269kB) | Request a copy
DAPUS_RisnaPinisia.pdf
Download (332kB)
LAMPIRAN_RisnaPinisia.pdf
Download (3MB)
Cover_RisnaPinisia.pdf
Download (1MB)
Fullbab_RisnaPinisia.pdf
Download (5MB)
Abstract
Latar Belakang: Asma merupakan penyakit inflamasi kronis saluran pernapasan
dengan prevalensi tinggi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Terapi jangka
panjang sering menimbulkan efek samping dan biaya tinggi, sehingga diperlukan
pencarian kandidat obat baru yang lebih efektif. Pendekatan Structure-Based
Virtual Screening (SBVS) berbasis kimia komputasi berpotensi mempercepat
identifikasi ligan aktif terhadap target molekuler asma. Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk membangun protokol SBVS dalam mengidentifikasi ligan
kandidat anti-asma dengan memanfaatkan obat penuntun yang sudah digunakan
secara klinis. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan
pendekatan Computer Aided Drug Discovery (CADD). Tahapan penelitian
meliputi analisis network pharmacology untuk mengidentifikasi target protein
yang relevan, molecular docking untuk memprediksi interaksi ligan–reseptor,
serta molecular dynamics (MD) untuk mengevaluasi kestabilan kompleks ligan
reseptor. Hasil: Analisis network pharmacology menghasilkan empat reseptor
relevan (ADRB2, NOS1, HRH1, dan NOS3). Uji molecular docking
menunjukkan bahwa reseptor ADRB2 (kode PDB: 2RH1) memiliki interaksi
paling stabil dengan ligan fenoterol, terutama melalui residu Asp113. Simulasi
MD selama 20 ns memperlihatkan kestabilan interaksi dengan nilai RMSD < 2 Å
sepanjang simulasi serta energi bebas ikatan paling stabil sebesar -10,8660
kkal/mol. Kesimpulan: Penelitian ini berhasil membangun protokol SBVS untuk
pencarian kandidat ligan anti-asma. Fenoterol teridentifikasi sebagai ligan dengan
interaksi stabil pada reseptor ADRB2, sehingga berpotensi dikembangkan lebih
lanjut sebagai kandidat obat anti-asma baru.
Kata kunci
Daftar Pustaka
: Asma, SBVS, molecular docking, molecular dynamics,
ADRB2
: 50 (2012-2025)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asma, SBVS, molecular docking, molecular dynamics, ADRB2 |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 615 Farmakologi dan terapi farmakologi |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan dan Teknologi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | UNISA User Mahasiswa |
| Date Deposited: | 20 Oct 2025 03:51 |
| Last Modified: | 20 Oct 2025 03:51 |
| URI: | http://103.31.134.164/id/eprint/269 |

