Wulandari, Wulandari (2025) KARYA TULIS ILMIAH FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG TAHUN 2025. Diploma thesis, Universitas Aisyiyah Palembang.
Cover_Wulandari.pdf
Download (840kB)
Abstrak_Wulandari.pdf
Download (178kB)
Bab I_Wulandari.pdf
Restricted to Registered users only
Download (135kB) | Request a copy
Bab II_Wulandari.pdf
Restricted to Registered users only
Download (318kB) | Request a copy
Bab III_Wulandari.pdf
Restricted to Registered users only
Download (213kB) | Request a copy
BAB IV_Wulandari.pdf
Restricted to Registered users only
Download (238kB) | Request a copy
Bab V_Wulandari.pdf
Restricted to Registered users only
Download (103kB) | Request a copy
DAPUS_Wulandari.pdf
Download (157kB)
LAMPIRAN_Wulandari.pdf
Download (1MB)
Fullbab_Wulandari.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
UNIVERSITAS AISYIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
PROGRAM DIIII KEBIDANAN
Karya Tulis Ilmiah, November 2025
Wulandari
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian KPD Pada Ibu Bersalin di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2025
(lxxxiii- 88 halaman, 4 tabel, 3 bagan, 6 lampiran)
ABSTRAK
Latar Belakang: Ketuban Pecah Dini (KPD) terjadi ketika selaput ketuban pecah sebelum tanda-tanda persalinan muncul. Kondisi ini meningkatkan risiko infeksi, persalinan prematur, asfiksia neonatorum, serta morbiditas dan mortalitas pada ibu dan bayi. Tujuan: Diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Ketuban Pecah Dini pada ibu bersalin di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang pada tahun 2025. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini secara survey analitik dengan pendekatan Case Control Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa usia ibu (p = 0,000 < 0,05). Pendidikan ibu (p = 0,000 < 0,05), pekerjaan ibu (p = 0,000 < 0,05). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara presentasi janin dengan kejadian KPD (p = 0,321 > 0,05). Kesimpulan: Usia, pendidikan, dan pekerjaan ibu terbukti berhubungan dengan risiko terjadinya Ketuban Pecah Dini. Presentasi janin tidak terbukti menjadi faktor risiko KPD pada penelitian ini. Saran: Tenaga Kesehatan diharapkan dapat meningkatkan edukasi mengenai faktor risiko KPD, mendorong ibu hamil untuk melakukan ANC secara rutin, serta memberikan penyuluhan agar membatasi aktivitas berat selama kehamilan
Kata kunci: Ketuban Pecah Dini, Usia Ibu, Pendidikkan, Pekerjaan, Presentasi Janin, Case Control.
Daftar Pustaka: 2020-2024
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 618 Ginekologi, obstetri, pediatri, geriatri |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan dan Teknologi > D3 Kebidanan |
| Depositing User: | UNISA User Mahasiswa |
| Date Deposited: | 27 Oct 2026 08:04 |
| Last Modified: | 27 Oct 2026 08:04 |
| URI: | http://103.31.134.164/id/eprint/821 |

