OPTIMASI FORMULA SELF EMULSIFYING PEMBAWA KUERSETIN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SIMPLEX LATTICE DESIGN DAN ANALISIS KEMOMETRIK

Atmaningtias, Amrina (2023) OPTIMASI FORMULA SELF EMULSIFYING PEMBAWA KUERSETIN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SIMPLEX LATTICE DESIGN DAN ANALISIS KEMOMETRIK. Undergraduated thesis, STIKES 'Aisyiyah Palembang.

[thumbnail of Amrina.pdf] Text
Amrina.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI-AMRINA - Tyas Atman.pdf] Text
SKRIPSI-AMRINA - Tyas Atman.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

optimasi SE dilakukan untuk mencapai hasil yang ideal dalam
pengembangan kuersetin sebagai zat aktif dengan kelarutan yang rendah dalam air.
Formulasi SE kuersetin terdiri dari komponen minnyak, surfaktan, dan ko-surfaktan
dapat meningkatkan kelarutan obat dalam cairan gastrointestinal. Tujuan:
menetapkan konsentrasi dan karakteristik formula optimum SE menggunakan
rancangan Simplex lattice design dan korelasi antar respon berdasarkan pendekatan
kemometrik. Metode: Minyak yang digunakan minyak biji anggur(Grape seed oil),
tween 80 sebagai surfaktan, polietilen glikol 400 sebagai ko-surfaktan dan simplex
lattice design digunakan untuk menentukan konsentrasi masing-masing komponen
penyusun SE. Parameter evaluasi meliputi transmitan SE, transmitan nanoemulsi,
waktu emulsifikasi aquadest, waktu emulsifikasi cairan lambung, waktu
emulsifikasi cairan usus, viskositas, dan drug load. Evaluasi interaksi antar
komponen menggunakan analisis kemometrik. Diameter droplet, indeks
polidispersitas (PDI), zeta potensial, mobilitas elektroforensis formula optimum
diuji evaluasi menggunakan dynamic light scattering-particle size analyzer (DLS
PSA). Hasil: formula optimum memiliki nilai transmitan SE 98,03±0.30%,
transmitan nanoemulsi 90,06±0,09%, waktu emulsifikasi aquadest 3,71±0,07 detik,
waktu emulsifikasi cairan lambung 3,68±0,12 detik, waktu emulsifikasi cairan usus
3,3±0,13 detik, viskositas 6,59±0,24 mPa.s, drug load 48,5±0,66 mg/mL.
Kesimpulan: konsentrasi komponen penyusun SE optimum meliputi minyak biji
anggur 10% sebagai fase minyak, tween 80 60% sebagai surfaktan, dan PEG 400
30% sebagai ko-surfaktan mempengaruhi karakteristik dan memiliki korelasi antar
respon pada analisis kemometrik.
Kata kunci
: SE, kuersetin, simplex lattice design, nanoemulsi

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Uncontrolled Keywords: SE, kuersetin, simplex lattice design, nanoemulsi
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 615 Farmakologi dan terapi farmakologi
Divisions: Fakultas Kesehatan dan Teknologi > S1 Farmasi
Depositing User: admin perpus unisa
Date Deposited: 31 Jan 2026 09:49
Last Modified: 04 Feb 2026 14:42
URI: http://103.31.134.164/id/eprint/305

Actions (login required)

View Item
View Item