PENERAPAN TERAPI OKUPASI MERANGKAI MANIK MANIK DALAM MELATIH KESABARAN PADA PASIEN DENGAN PERILAKU KEKERASAN DI YAYASAN BAGUS MANDIRI INSANI TAHUN 2024

Salsabila, Destrifa (2024) PENERAPAN TERAPI OKUPASI MERANGKAI MANIK MANIK DALAM MELATIH KESABARAN PADA PASIEN DENGAN PERILAKU KEKERASAN DI YAYASAN BAGUS MANDIRI INSANI TAHUN 2024. Diploma thesis, STIKes 'Aisyiyah Palembang.

[thumbnail of Destrifa Salsabila.pdf] Text
Destrifa Salsabila.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of KTI.pdf] Text
KTI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (15MB)

Abstract

Latar Belakang : Perilaku kekerasan adalah suatu keadaan dimana seseorang
melakukan tindakan yang dapat membahayakan secara fisik, baik pada dirinya
sendiri maupun orang lain, disertai dengan amuk dan gaduh gelisah tak terkontrol.
terapi nonfarmakologi pada pasien dengan skizofrenia salah satunya dengan terapi
okupasi. terapi okupasi adalah bentuk layanan kesehatan kepada masyarakat atau
pasien yang mengalami gangguan fisik atau mental dengan menggunakan latihan
atau aktivitas mengerjakan sasaran. Tujuan : Untuk menerapkan penerapan terapi
okupasi merangkai manik-manik dalam melatih kesabaran pada pasien dengan
perilaku kekerasan di Yayasan Bagus Mandiri Insani kota Palembang tahun 2024.
Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dalam bentuk studi kasus
asuhan keperawatan yang mengeksplorasi penerapan terapi okupasi merangkai
manik-maik dalam melatih kesabaran pada pasien dengan perilaku kekerasan di
Yayasan Mandiri Insani kota Palembang tahun 2024. Analisa data yang digunakan
dalam studi kasus ini adalah analisis deskriptif dengan cara mendeskripsikan data
yang terkumpul untuk membuat suatu kesimpulan. Hasil : Hasil dari penelitian
didapatkan hasil pasien 1 dan 2 dengan masalah Perilaku Kekerasan terdapat
perubahan yang signifikan setelah dilakukan penerapan terapi okupasi merangkai
manik-manik. Pada Pasien 1 (Ny. M) didapat total skor 36 yang berarti pasien dapat
melatih kesabaran dan menggunakan waktu dengan efisien. Sedangkan pada Pasien
2 (Ny. A) didapat total skor 39 yang berarti dapat melatih kesabaran dan
menggunakan waktu dengan efisien. Saran : Mempertahankan metode pembinaan
lanjutan dimana pasien gangguan jiwa yang dinilai mulai membaik dalam
pemulihan mental diberi peran sebagai pengasuh untuk mengasuh pasien lainnya
dengan didampingi oleh perawat.
Kata Kunci : Terapi okupasi, Merangkai, Manik-manik, Melatih kesabaran.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Terapi okupasi, Merangkai, Manik-manik, Melatih kesabaran.
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Divisions: Fakultas Kesehatan dan Teknologi > D3 Keperawatan
Depositing User: admin perpus unisa
Date Deposited: 11 Feb 2026 05:22
Last Modified: 11 Feb 2026 05:22
URI: http://103.31.134.164/id/eprint/366

Actions (login required)

View Item
View Item