Winata, Apendra Adi (2025) FORMULASI SNACK BAR BERBAHAN BAKU LABU KUNING (Cucurbita moschata) DAN BIJI LABU KUNING DENGAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI INOVASI PANGAN PENCEGAH STUNTING. Undergraduated thesis, Universitas Aisyiyah Palembang.
Cover_Apendra Adi Winata.pdf
Download (1MB)
Abstrak_Apendra Adi Winata.pdf
Download (286kB)
BAB I_Apendra Adi Winata.pdf
Restricted to Registered users only
Download (208kB) | Request a copy
BAB II_Apendra Adi Winata.pdf
Restricted to Registered users only
Download (377kB) | Request a copy
BAB III_Apendra Adi Winata.pdf
Restricted to Registered users only
Download (374kB) | Request a copy
BAB IV_Apendra Adi Winata.pdf
Restricted to Registered users only
Download (647kB) | Request a copy
BAB V_Apendra Adi Winata.pdf
Restricted to Registered users only
Download (187kB) | Request a copy
DAPUS_Apendra Adi Winata.pdf
Download (353kB)
LAMPIRAN_Apendra Adi Winata.pdf
Download (5MB)
Fullbab_Apendra Adi Winata.pdf
Restricted to Registered users only
Download (7MB) | Request a copy
Abstract
UNIVERSITAS AISYIYAH PALEMBANG
FAKULTAS KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
PROGRAM STUDI S1 FARMASI
Skripsi, 30 Agustus 2025
Apendra Adi Winata
Formulasi Snack Bar Berbahan Baku Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dan Biji Labu Kuning Dengan Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Inovasi Pangan Pencegah Stunting
XXII, 143 Halaman, 31 Tabel, 12 Gambar, 23 Daftar Singkatan, 17 Lampiran
ABSTRAK
Latar Belakang: Stunting masih menjadi permasalahan gizi serius di Indonesia dengan prevalensi 21,6% pada tahun 2023, melebihi batas maksimal World Health Organization (WHO) sebesar 20%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengembangkan snack bar berbahan dasar labu kuning dan biji labu kuning dengan penambahan ekstrak daun kelor sebagai pangan fungsional pencegah stunting. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan pendekatan kuantitatif untuk mengembangkan formulasi snack bar dengan variasi konsentrasi bahan baku serta menguji karakteristik fisikokimia dan organoleptik produk. Hasil: Snack bar yang dihasilkan memiliki karakteristik fisik yang baik dengan tekstur kompak namun tidak keras, warna kuning keemasan yang menarik, dan aroma khas. Kandungan nutrisi produk menunjukkan protein 10,13%, karbohidrat 62,48%, lemak 8,32%, energi 372,38 kkal/100 gram, serta mineral penting seperti seng (Zn) 2,455 mg/100 gram, besi (Fe) 2,35 mg/100 gram, dan kalsium (Ca) 91,27 mg/100 gram. Tingkat penerimaan responden terhadap snack bar menunjukkan hasil positif, dimana mayoritas responden memberikan penilaian baik terhadap aspek rasa, tekstur, warna, dan aroma produk. Kesimpulan: Minat konsumen untuk mengonsumsi produk secara berkelanjutan cukup tinggi, menunjukkan potensi besar untuk dikembangkan sebagai pangan fungsional pencegah stunting yang dapat diterima masyarakat luas dan berkontribusi dalam pengembangan diversifikasi pangan fungsional berbahan baku lokal sebagai strategi pencegahan stunting yang efektif dan berkelanjutan.
Kata Kunci : Stunting, Snack Bar, Pangan Fungsional, Nilai Gizi, Karakteristik Organoleptik
Daftar Pustaka : 173 (2014-2024)
| Item Type: | Thesis (Undergraduated) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Stunting, Snack Bar, Pangan Fungsional, Nilai Gizi, Karakteristik Organoleptik |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 615 Farmakologi dan terapi farmakologi 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 616 Penyakit |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan dan Teknologi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | UNISA User Mahasiswa |
| Date Deposited: | 10 Oct 2025 01:45 |
| Last Modified: | 10 Oct 2025 01:45 |
| URI: | http://103.31.134.164/id/eprint/226 |

