Safitri, Vira (2025) Gambaran Penggunaan Obat Pada Pasien Jiwa Di Puskesmas Tanjung Raja Tahun 2024. Undergraduated thesis, Universitas Aisyiyah Palembang.
cover_Vira Safitri.pdf
Download (562kB)
Abstrak_Vira Safitri.pdf
Download (198kB)
BAB I_Vira Safitri.pdf
Restricted to Registered users only
Download (184kB) | Request a copy
BAB II_Vira Safitri.pdf
Restricted to Registered users only
Download (424kB) | Request a copy
BAB III_Vira Safitri.pdf
Restricted to Registered users only
Download (211kB) | Request a copy
BAB IV_Vira Safitri.pdf
Restricted to Registered users only
Download (247kB) | Request a copy
BAB V_Vira Safitri.pdf
Restricted to Registered users only
Download (115kB) | Request a copy
DAPUS_Vira Safitri.pdf
Download (172kB)
LAMPIRAN_Vira Safitri.pdf
Download (5MB)
Fullbab_Vira Safitri.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang: Penggunaan obat pada pasien gangguan jiwa merupakan bagian penting dalam manajemen terapi untuk mengendalikan gejala serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Ketepatan pemilihan obat, dosis, dan kombinasi terapi sangat memengaruhi keberhasilan pengobatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat pada pasien gangguan jiwa di Puskesmas Tanjung Raja tahun 2024. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bersifat retrospektif. Populasi yang diperoleh adalah seluruh pasien yang terkonfirmasi memiliki gangguan kejiwaan di Puskesmas Tanjung Raja periode Januari sampai Desember 2024 berjumlah 35 orang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien gangguan jiwa di Puskesmas Tanjung Raja adalah laki-laki (54,28%) dengan usia terbanyak pada kelompok dewasa akhir (40%). Dari 35 pasien skizofrenia, sebanyak 65,71% memperoleh obat sesuai pedoman terapi, sedangkan 34,28% tidak sesuai. Penggunaan obat didominasi oleh golongan antipsikotik (57,73%) dengan obat terbanyak Trihexyphenidyl (31,95%) dan Risperidone (24,74%). Namun demikian, tingkat kepatuhan pasien masih rendah, dimana hanya 40% yang patuh terhadap pengobatan. Saran: Apoteker dan Dokter serta tenaga kesehatan lainnya lebih rutin melakukan pemantaun kepatuhan pasien dalam minum obat dengan tujuan lebih rutin dalam pengambilan obat dan mengkonsumsi obat skizofrenia. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi resiko kekambuhan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduated) |
|---|---|
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 616 Penyakit |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan dan Teknologi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | UNISA User Mahasiswa |
| Date Deposited: | 15 Oct 2025 01:38 |
| Last Modified: | 15 Oct 2025 01:38 |
| URI: | http://103.31.134.164/id/eprint/244 |

