Wina, Wina (2026) Pengaruh Edukasi Terhadap Pengetahuan Orangtua Dalam Penanganan Kegawatdaruratan Anak Dengan Epistaksis Di Tk Handayani II Kota Palembang Tahun 2026. Diploma thesis, Universitas Aisyiyah Palembang.
COVER_WINA.pdf
Download (964kB)
ABSTRAK_WINA.pdf
Download (104kB)
BAB 1_WINA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (163kB) | Request a copy
BAB II_WINA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (334kB) | Request a copy
BAB III_WINA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (140kB) | Request a copy
BAB IV_WINA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (176kB) | Request a copy
BAB V_WINA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (280kB) | Request a copy
BAB VI_WINA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (116kB) | Request a copy
DAPUS_WINA.pdf
Download (142kB)
LAMPIRAN_WINA.pdf
Download (1MB)
FULL BAB_WINA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
UNIVERSITAS AISYIYAH PALEMBANG
FAKULTAS ILMU KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2026
WINA
PENGARUH EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN ORANGTUA DALAM PENANGANAN KEGAWATDARURATAN ANAK DENGAN EPISTAKSIS DI TK HANDAYANI II KOTA PALEMBANG TAHUN 2026
XIX – 61 Halaman, 8 Tabel, 1 Gambar, 2 Skema
ABSTRAK
Latar Belakang : Epistaksis atau mimisan merupakan salah satu kasus kegawatdaruratan yang sering terjadi pada anak dan memerlukan penanganan awal yang tepat untuk mencegah komplikasi. Kurangnya pengetahuan orang tua mengenai pertolongan pertama epistaksis dapat menyebabkan tindakan yang tidak tepat. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan orang tua adalah melalui edukasi kesehatan menggunakan media video animasi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan orang tua dalam penanganan kegawatdaruratan anak dengan epistaksis di TK Handayani II Kota Palembang Tahun 2026. Metode : Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 42 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah edukasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori kurang sebanyak 30 orang (71%), cukup 7 orang (17%), dan baik 5 orang (12%). Setelah diberikan edukasi, tingkat pengetahuan responden meningkat menjadi kategori baik sebanyak 20 orang (48%), cukup 15 orang (36%), dan kurang 7 orang (16%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (< 0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi dengan peningkatan pengetahuan orang tua dalam penanganan epistaksis pada anak. Saran : Edukasi kesehatan melalui media video animasi dapat digunakan sebagai metode yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan orang tua dalam memberikan pertolongan pertama pada anak yang mengalami epistaksis.
Kata Kunci : Edukasi, Epistaksis, Video Animasi
Daftar Pustaka : 2018-2025
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Edukasi, Epistaksis, Video Animasi |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 616 Penyakit |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan dan Teknologi > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | UNISA User Mahasiswa |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 01:39 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 01:39 |
| URI: | http://103.31.134.164/id/eprint/673 |

